Serang, Lenteranews - Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan maraknya makanan kekinian, Pecak Bandeng tetap bertahan sebagai salah satu kuliner khas Kota Serang, Banten, yang memiliki cita rasa kuat sekaligus nilai budaya yang tinggi.
Pecak Bandeng merupakan hidangan berbahan dasar ikan bandeng segar yang diolah dengan cara digoreng atau dibakar, kemudian disiram sambal pecak khas berbahan cabai, bawang, tomat, terasi, serta rempah-rempah pilihan. Perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih menjadi ciri utama yang membedakan Pecak Bandeng dengan olahan bandeng dari daerah lain.
Kuliner ini tidak hanya dikenal sebagai makanan sehari-hari masyarakat pesisir Banten, tetapi juga kerap disajikan dalam berbagai acara adat, keagamaan, hingga perayaan keluarga. Hal tersebut menjadikan Pecak Bandeng sebagai bagian dari identitas budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Namun demikian, eksistensi Pecak Bandeng dihadapkan pada tantangan perubahan selera generasi muda yang cenderung lebih tertarik pada makanan cepat saji dan kuliner viral. Tanpa adanya inovasi dan strategi pemasaran yang tepat, kuliner tradisional ini berpotensi kehilangan daya saing di tengah arus modernisasi.
Sejumlah pelaku usaha kuliner di Serang mulai melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan dan mengembangkan Pecak Bandeng, mulai dari inovasi penyajian, pengemasan produk, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Pecak Bandeng kini tidak hanya disajikan secara langsung, tetapi juga dikembangkan dalam bentuk produk beku (frozen food) dan sambal pecak kemasan yang lebih tahan lama.
Pemanfaatan media sosial dan platform digital dinilai menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui konten visual, cerita sejarah kuliner, hingga ulasan pelanggan, Pecak Bandeng mulai diperkenalkan kepada generasi muda dan wisatawan dari luar daerah.
Selain peran pelaku UMKM, dukungan pemerintah daerah juga dinilai penting dalam menjaga keberlangsungan kuliner khas tersebut. Dukungan berupa pelatihan usaha, sertifikasi produk, hingga promosi dalam agenda pariwisata daerah diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi Pecak Bandeng sekaligus memperkuat identitas kuliner Kota Serang.
Dengan strategi pemasaran yang tepat dan kolaborasi lintas sektor, Pecak Bandeng tidak hanya berpotensi bertahan sebagai kuliner tradisional, tetapi juga berkembang menjadi produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional.
